Adapun lima cabang olahraga yang dipertandingkan antara lain Senam, Tarik Tambang, Terompah Panjang, Fun Run, dan Gerak Jalan. Selain kompetisi olahraga, panitia juga menghadirkan bazar UMKM sebagai bagian dari rangkaian acara, guna mendukung geliat ekonomi masyarakat lokal.

Kemenpora Apresiasi Antusiasme Batanghari

Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Anang Kosim, mengapresiasi semangat masyarakat Batanghari dalam menyambut kejuaraan ini. Ia menyebut, Batanghari merupakan salah satu dari tiga daerah di Indonesia yang dipercaya menggelar Kejuaraan Tarkam tahun ini, bersama Gorontalo dan Jawa Tengah.

“Batanghari masuk radar Kemenpora karena antusiasme masyarakatnya luar biasa. Massa yang hadir begitu banyak dan penuh semangat,” ungkapnya kagum.

Anang Kosim juga berharap, melalui ajang Tarkam ini dapat lahir bibit-bibit muda potensial di dunia olahraga.

“Semoga dari Tarkam ini lahir generasi olahraga masa depan. Kami juga berharap ke depan ada fasilitas stadion indoor agar kegiatan serupa bisa tetap berjalan meski hujan,” ujarnya.

Ia menutup sambutannya dengan optimisme bahwa tahun depan akan ada tambahan dukungan dana hibah untuk pengembangan olahraga di Kabupaten Batanghari.

Olahraga, Ekonomi, dan Kebersamaan dalam Satu Gelaran

Kejuaraan Tarkam Kemenpora 2025 bukan sekadar ajang olahraga rakyat, tetapi juga momentum mempererat tali persaudaraan antarwarga dan mendorong ekonomi kreatif lokal.

Dengan kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, Batanghari semakin menunjukkan dirinya sebagai kabupaten yang berkomitmen membangun semangat olahraga, prestasi, dan kebersamaan masyarakat.