PenjuruNegeri.Com – KOTA JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan permintaan bahan pokok yang berpotensi memicu kenaikan harga di pasar.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi menyampaikan bahwa pemerintah terus melakukan pemantauan stok dan harga pangan secara rutin di tingkat produsen, distributor, hingga pasar tradisional dan modern.

“Menjelang Nataru, biasanya terjadi peningkatan konsumsi masyarakat. Oleh karena itu, kami memastikan stok pangan strategis seperti beras, gula, minyak goreng, telur, dan daging dalam kondisi aman,” ujarnya.

Selain pemantauan, Pemprov Jambi juga menyiapkan operasi pasar dan gerakan pangan murah di sejumlah kabupaten dan kota. Program ini bertujuan untuk menekan gejolak harga serta menjaga daya beli masyarakat, terutama kelompok rentan.

Pemerintah daerah juga memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Bulog, distributor, serta pemerintah kabupaten/kota, guna memastikan kelancaran distribusi bahan pangan. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah kelangkaan akibat hambatan pasokan.

Di sisi lain, Pemprov Jambi mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying) yang justru dapat memicu kenaikan harga di pasaran.

“Ketersediaan pangan cukup. Kami harap masyarakat berbelanja secara bijak dan sesuai kebutuhan,” tambahnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi optimistis stabilitas pangan dan harga bahan pokok dapat terjaga hingga perayaan Natal dan Tahun Baru, sehingga masyarakat dapat merayakan momen akhir tahun dengan aman dan nyaman.