PenjuruNegeri.Com – JAMBI – Aktivitas ekonomi di Provinsi Jambi mulai kembali bergeliat pasca perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Sejumlah pusat usaha, pasar tradisional, hingga kawasan perdagangan di Kota Jambi dan kabupaten/kota lainnya terpantau mulai ramai oleh aktivitas masyarakat.
Di pusat Kota Jambi, geliat usaha terlihat dari meningkatnya aktivitas pedagang dan pembeli di sejumlah titik perdagangan. Warung makan, toko kelontong, hingga usaha jasa kembali beroperasi normal setelah sempat melambat selama masa libur panjang.
Tak hanya di ibu kota provinsi, kondisi serupa juga terjadi di daerah seperti Kabupaten Muaro Jambi, Batanghari, hingga Merangin. Pergerakan masyarakat yang kembali beraktivitas mendorong peningkatan transaksi ekonomi di berbagai sektor.
Lalu Lintas Mulai Padat di Sejumlah Ruas Jalan
Seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, kondisi lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama juga mengalami peningkatan volume kendaraan.
Pada jalur nasional seperti Jalan Lintas Timur Sumatera yang menghubungkan Jambi–Palembang, arus kendaraan dilaporkan sempat mengalami kepadatan bahkan kemacetan panjang pada periode arus mudik dan balik Lebaran.
Meski demikian, pasca puncak arus balik, kondisi lalu lintas mulai berangsur normal meskipun tetap ramai. Di beberapa titik, kendaraan masih terlihat padat terutama pada jam-jam sibuk pagi dan sore hari.
Sementara itu, di wilayah Kabupaten Merangin, arus lalu lintas dilaporkan ramai namun tetap lancar, menandakan aktivitas masyarakat mulai kembali stabil.
Jalan Nasional dan Kawasan Perkotaan Jadi Titik Aktivitas
Peningkatan mobilitas masyarakat terlihat dominan pada Jalan protokol dalam Kota Jambi Kawasan pasar tradisional dan pusat perbelanjaan.
Jalur lintas antar kabupaten, Jalan nasional penghubung antar provinsi, Kepadatan umumnya terjadi karena kombinasi arus balik Lebaran dan kembalinya aktivitas kerja serta distribusi barang.
Ekonomi Lokal Diprediksi Terus Meningkat
Dengan mulai normalnya aktivitas masyarakat, pelaku usaha optimistis roda perekonomian di Jambi akan terus meningkat dalam beberapa pekan ke depan. Sektor perdagangan, transportasi, dan jasa menjadi yang paling cepat pulih.
Pemerintah daerah juga diharapkan terus memantau kondisi lalu lintas dan infrastruktur jalan guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi logistik tetap terjaga.


