PenjuruNegeri.Com – MUARO JAMBI Sebuah langkah besar lahir dari Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi. Desa ini resmi memulai program penanaman jagung hibrida satu hektar satu desa, sebuah gerakan nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Bertempat di RT 21 pada Rabu pagi (27/8), kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB dengan penuh antusiasme. Hadir jajaran Forkopimcam, tokoh masyarakat, perangkat desa, hingga BUMDes Mendalo Darat yang di hadiri langsung oleh Direktur BUMDes Mendalo Darat Hendri Apriyandi, A.Md, yang menjadi motor penggerak kegiatan. Suasana kebersamaan dan gotong royong mewarnai jalannya acara, seolah menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya program, melainkan gerakan bersama.

Poto di lahan bersama, Camat Jaluko Dede Novianto, S.Sos, Kapolsek Jaluko Iptu Yohanes Chandra Putra, SE, MH beserta jajaran, Danramil Jaluko Kapten Inf. Yulian Timur atau perwakilannya, Kepala Desa Mendalo Darat Bambang Santoso bersama perangkat desa, Ketua BPD, Ketua TP-PKK Ratih Nolarika, Direktur BUMDes Mendalo Darat Hendri Apriyandi, A.Md, BPP/PPL, Pendamping Desa, Pengawas BUMDes, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan.

Kepala Desa: Menanam Harapan, Menuai Kemandirian

Kepala Desa Mendalo Darat, Bambang Santoso, menyebut penanaman ini bukan sekadar agenda formalitas, tetapi simbol kebangkitan desa.

“Bagi kami, menanam jagung berarti menanam harapan. Harapan untuk kemandirian ekonomi dan kedaulatan pangan. Terima kasih atas dukungan semua pihak. Mendalo Darat siap menjadi role model bagi desa lain,” ungkapnya penuh optimisme.

Kapolsek Jaluko: Menanam Sejarah, Menuai Kesejahteraan

Sementara itu, Kapolsek Jaluko, Iptu Yohanes Chandra Putra, SE, MH, menegaskan bahwa langkah ini adalah investasi besar untuk masa depan.

“Hari ini kita bukan hanya menanam bibit, tapi juga sejarah. Semoga hasil panen nanti menjadi bukti bahwa dana desa benar-benar kembali dalam bentuk kesejahteraan masyarakat. Jaluko harus menjadi sentral ketahanan pangan,” ujarnya tegas.