“Lembaga jasa keuangan tidak boleh kebal terhadap kritik. Ketegasan regulator adalah kunci menjaga kepercayaan masyarakat,” tegas Wandi.

Ia mengingatkan, potensi kerugian yang dihadapi nasabah bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan ancaman nyata terhadap stabilitas ekonomi daerah.

Kini, sorotan publik tertuju pada OJK. Lembaga tersebut berada di titik krusial—memilih berdiri tegak menjaga kredibilitas sistem keuangan, atau membiarkan keraguan publik berkembang menjadi krisis kepercayaan yang lebih dalam.

Aksi JARI menjadi lebih dari sekadar demonstrasi. Ia adalah peringatan keras bahwa tanpa akuntabilitas dan transparansi, fondasi kepercayaan yang menopang sistem keuangan bisa runtuh kapan saja. Dan jika itu terjadi, dampaknya tak hanya dirasakan nasabah—melainkan merembet ke seluruh sendi kehidupan ekonomi masyarakat.