Kondisi tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai pengelolaan dan pengawasan fasilitas penunjang selama berlangsungnya event.
Padahal Bupati kerinci sendiri melalui akun media sosial resminya, menyampaikan bahwa penyelenggaraan MX Asia Bupati Cup 2026 tidak hanya bertujuan menghadirkan kompetisi olahraga otomotif dan hiburan bagi masyarakat. Event tersebut juga diharapkan menjadi momentum untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat, memperkenalkan potensi daerah, serta memperkuat posisi Kabupaten Kerinci sebagai tuan rumah berbagai kegiatan berskala regional maupun nasional.
Namun, berbagai polemik yang muncul pasca penyelenggaraan justru menjadi bahan diskusi luas di tengah masyarakat. Banyak pihak berharap panitia penyelenggara maupun pihak terkait dapat memberikan klarifikasi terhadap berbagai keluhan yang berkembang agar tidak menimbulkan persepsi negatif terhadap event yang sejatinya diharapkan mampu menjadi kebanggaan daerah.
Hingga berita ini ditulis, perbincangan mengenai hadiah juara, tarif parkir, hingga biaya penggunaan fasilitas umum di lokasi kegiatan masih ramai menjadi topik pembahasan di media sosial dan menuai beragam tanggapan dari masyarakat.


