PenjuruNegeri.Com – JAMBI — Kondisi lalu lintas di wilayah Provinsi Jambi pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kini terpantau mulai kembali normal. Setelah sempat mengalami lonjakan volume kendaraan saat arus mudik dan arus balik Lebaran, sejumlah ruas jalan utama kini relatif lancar dan kondusif.

Pantauan di lapangan menunjukkan, aktivitas kendaraan di kawasan Kota Jambi dan beberapa kabupaten lainnya mulai stabil. Kepadatan yang sebelumnya terjadi di sejumlah titik kini berangsur terurai, seiring berakhirnya masa libur panjang dan kembalinya masyarakat ke rutinitas harian.

Sejumlah ruas strategis seperti jalur Lintas Timur Jambi–Palembang yang sebelumnya sempat mengalami kemacetan panjang, kini sudah dapat dilalui dengan lebih lancar. Begitu juga dengan jalur menuju wilayah barat seperti Kerinci, yang sebelumnya dipadati kendaraan wisata dan arus balik, kini berangsur normal.

Namun demikian, seiring normalnya aktivitas, kendaraan angkutan batu bara kini mulai kembali beroperasi di sejumlah jalur utama. Truk-truk bertonase besar ini terlihat kembali melintas, terutama di ruas jalan penghubung kawasan tambang menuju pelabuhan dan jalur distribusi.

Kehadiran angkutan batu bara ini menjadi perhatian tersendiri bagi pengguna jalan. Selain jumlahnya yang cukup banyak, kendaraan ini umumnya bergerak dalam konvoi dan memiliki dimensi besar, sehingga berpotensi memperlambat arus lalu lintas di beberapa titik.

Meski belum menimbulkan kemacetan signifikan seperti saat puncak arus mudik, pengguna jalan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga jarak aman, serta memperhatikan kondisi jalan, terutama saat melintas di jalur lintas yang menjadi rute utama angkutan batu bara.

Peningkatan aktivitas lalu lintas juga mulai terlihat pada jam sibuk pagi dan sore hari, seiring aktifnya kembali perkantoran, sekolah, dan kegiatan ekonomi masyarakat.

Sejumlah pengendara mengaku kondisi jalan saat ini jauh lebih lancar dibandingkan beberapa hari sebelumnya, meski mulai harus berbagi ruang dengan kendaraan angkutan berat. “Sekarang sudah lancar, tapi truk batu bara sudah mulai banyak lagi,” ujar salah satu pengguna jalan.

Di sisi lain, kondisi infrastruktur jalan secara umum masih dalam keadaan baik dan layak dilalui. Perbaikan yang dilakukan sebelum Lebaran dinilai cukup membantu menjaga kelancaran arus kendaraan selama periode mudik hingga pasca Lebaran.

Pihak terkait mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga keselamatan berkendara, mengingat potensi kepadatan bisa meningkat kembali seiring normalnya operasional angkutan barang, khususnya batu bara.

Secara keseluruhan, lalu lintas di Jambi pasca Lebaran 2026 menunjukkan tren membaik dan kembali normal. Namun, mulai beroperasinya kembali angkutan batu bara menjadi faktor yang perlu diwaspadai karena berpotensi mempengaruhi kelancaran arus kendaraan di sejumlah ruas jalan.